Wednesday, October 28, 2015

Biografi Najwa Shihab

Najwa Shihab.jpgNajwa Shihab yang akrab dipanggil Nana(lahir di Makassar, 16 September 1977; umur 38 tahun)adalah seorang pembawa acara berita di stasiun televisi Metro TV. Ia antara lain menjadi anchor program berita prime time Metro Hari Ini dan program bincang-bincang Mata Najwa. Najwa adalah putri kedua Quraisy Shihab, Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII. Nana menikah dengan Ibrahim Assegaf, dan sudah memiliki satu orang anak laki-laki yang akrab dipanggil Izzat (14 tahun).
Najwa adalah alumni Fakultas Hukum UI tahun 2000. Semasa SMA ia terpilih mengikuti program AFS, yang di Indonesia program ini dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya, selama satu tahun di Amerika Serikat. Merintis karier di RCTI, tahun 2001 ia memilih bergabung dengan Metro TV karena stasiun TV itu dinilai lebih menjawab minat besarnya terhadap dunia jurnalistik.

Penghargaan yang diraih

Pada tahun 2005, ia memperoleh penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya untuk lapora-laporannya dari Aceh, saat bencana tsunami melanda kawasan itu, Desember 2004. Liputan dan laporannya dinilai memberi andil bagi meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.

Najwa tiba di Aceh pada hari-hari pertama bencana, menjadi saksi mata kedahsyatan musibah itu, berada di tengah tumpukan mayat yang belum terurus, dan menjadi saksi pula betapa pemerintah tidak siap menghadapinya. Tak heran beberapa laporan live-nya amat emosional. Meski demikian ia tidak kehilangan daya kritis dan ketajamannya, kendati orang yang dianggap paling bertanggung jawab atas penanganan pasca-bencana adalah Alwi Shihab, Menko Kesra waktu itu, yang tak lain adalah pamannya. Pakar komunikasi UI, Effendi Ghazali yang terkesan dengan laporan-laporannya, menyebut fenomena itu sebagai Shihab vs. Shihab.

Tahun 2006 ia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards.

Pada tahun yang sama, bersama sejumlah wartawan dari berbagai negara, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association.

Tahun 2007, pengakuan terhadap profesionalisme Najwa tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga manca negara. Terbukti, selain kembali masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards, ia juga masuk nominasi (5 besar) ajang yang lebih bergengsi di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talkshow presenter. Pengumuman pemenang dilangsungkan bulan November 2007 di Singapura. Jika pada Panasonic Awards pemenang dipilih dari jumlah sms terbanyak, maka penentuan pemenang pada Asian TV Awards dilakukan oleh panel juri yang beranggotakan TV broadcaster senior dari berbagai negara di Asia.

Salah satu acara yang dipandu Najwa Shihab dan cukup membekas di benak publik, adalah debat kandidat Gubernur DKI Jakarta. Debat yang mempertemukan pasangan Fauzi Bowo-Priyanto dan Adang Daradjatun-Dani Anwar itu diselenggarakan oleh KPUD DKI Jakarta, disiarkan secara langsung oleh Metro TV dan Jak TV. Najwa terpilih sebagai pemandu debat menyisihkan sejumlah pembawa acara yang diseleksi KPUD DKI Jakarta.

Kendati telah memutuskan untuk total di dunia jurnalistik dan TV broadcast, Najwa terus menerus berupaya memperkuat dan memperkaya wawasan keilmuannya. Awal 2008 mendatang dia akan terbang ke Australia sebagai peraih Full Scholarship for Australian Leadership Awards. Ia akan mendalami hukum media.

Tahun 2010, kembali Najwa Shihab masuk sebagai nominasi Presenter Berita Terbaik Panasonic Awards, walaupun pada akhirnya Putra Nababan sebagai pemenang.

Cerpen - Persahabatan

Dewi adalah seorang gadis yang sangat populer baik di lingkungan rumahnya maupun di sekolah. Dia adalah orang sangat pintar, menyenangkan, dan selalu berbuat baik dengan semua orang. Kepopuleran Dewi tersebut tidaklah terjadi secara kebetulan karena sejak dia kecil, Dewi selalu berusaha untuk menjadi orang yang baik dan ramah kepada semua orang yang ditemuinya. Bahkan dia pun mengundang seluruh teman – teman yang ada di sekolah dan lingkungan rumahnya untuk menghadiri pesta ulang tahunnya. Begitu pula saat dia diundang datang ke pesta ulang tahun temannya, dia selalu datang dengan membawa hadiah yang sangat special. 
Dewi terihat seperti seorang gadis yang sibuk dengan teman – temannya yang sangat banyak. Bahkan dia hampir tidak memiliki kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama seorang temanpun karena sangking banyaknya teman yang mengelilinginya. Namun, Dewi tetap merasa sangat beruntung karena tidak ada gadis lain seperti dirinya yang memiliki begitu banyak teman di sekolah dan di lingkungan rumahnya.
Namun, semua itu berubah ketika Hari Persahabatan Nasional tiba. Pada hari itu, seluruh orang di sekolah merayakanya dengan sangat gembira bersama sahabat mereka masing – masing. Pada hari itu, setiap orang di sekolah harus membuat tiga hadiah special untuk diberikan kepada tiga sahabat terbaik mereka. Dewi pun merasa senang dengan begitu dia bisa memberikan hadiah kepada sahabatnya. Namun, ketika dia telah memiliki tiga buah hadiah yang akan dia berikan kepada teman – temannya, Dewi merasa bingung untuk memberikan hadiah tersebut kepada siapa karena teman yang dimiliki sangatlah banyak. 
Pada akhirnya Dewi memilih untuk menambah kado tersebut dan membagikannya kepada seluruh teman sekelasnya. Namun, ketika semua hadiahnya telah diberikan kepada teman-teman sekelasnya, tak ada seorang pun yang memberikan kado sebagai hadiah persahabatan kepada Dewi. Dia pun merasa sedih, dan menangis. 
“Bagaimana ini bisa terjadi?, padahal aku memiliki banyak teman, tetapi tak ada satupun yang memberiku hadiah persahabatan,” tangis Dewi dalam kesendiriannya. 
Begitu banyak usaha yang dilakukan oleh Dewi untuk membuat begitu banyak teman, dan pada akhirnya tidak ada satupun yang menganggap dirinya sebagai sahabat mereka. 
Teman – teman sekelasnya datang dan mencoba untuk menghiburnya, tetapi mereka hanya menghiburnya untuk sementara waktu dan kemudian meninggalkannya dan kembali kepada sahabat mereka masing – masing. Hal ini persis seperti apa yang telah Dewi lakukan kepada mereka sebelumnya, datang hanya untuk sesat dan kemudian pergi dengan temannya yang lain. 
Di tengah – tengah kesedihannya itu, Dia menyadari sesuatu bahwa selama ini dia berusaha untuk menjadi teman yang baik sehingga memiliki banyak teman dan kenalan di luar sana, tapi tak seorang pun yang mengagapnya sebagai sahabat sejati. Padahal, dia telah berusaha untuk tidak berdebat dengan siapa pun, ia juga mencoba untuk selalu memperhatikan mereka, tetapi sekarang dia menyadari bahwa hal tersebut tidaklah cukup untuk membuat sebuah persahabatan sejati.
Dewi kemudian pulang dengan perasaan yang sedih. Ketika dia telah sampai di rumah, dia menangis di pelukan ibunya. Dia menceritakan semua masalahnya, dan juga bertanya kepada ibunya di manakah dirinya bisa menemukan seorang sahabat sejati. 
“Mah, aku ingin sekali memiliki sahabat. Beritahu aku dimana menemukan seorang yang benar – benar menganggapku sebagai sahabat,” tanya Dewi dengan berlinang air mata. 
"Dewi, Sayang, kamu tidak bisa membeli sahabat hanya dengan senyum atau kata-kata yang manis saja. Jika kamu benar-benar menginginkan sahabat sejati, maka kamu harus memberikan kasih sayang dan menghabisi watu bersama mereka baik di waktu sedih maupun senang, karena sahabat adalah orang yang selalu berada di sisi kita di saat sedih maupun duka,” jelas ibunya.
"Tapi aku menginginkan semua teman – temanku menjadi sahabat sejatiku! Bagaimana bisa aku membagi waktuku untuk semua orang!” protes Dewi.
"Nak, kau adalah seorang gadis yang cantik dan baik, meskipun kamu memiliki teman yang sangat banyak, kamu tetap tidak bisa menjadi sahabat bagi semua orang karena kamu tidak akan bisa memberikan waktu mu kepada semua orang. Mereka hanya akan menjadi teman dan kenalanmu karena hanya ada didekat mereka saja tidak cukup untuk menjadikanmu seorang sahabat,” jawab ibunya sambil mengelus rambut Dewi.
Mendengar perkataan ibunya, Dewi akhirnya memutuskan untuk mengubah pandangannya tentang teman dan sahabat selama ini.
Malam itu, Dewi berpikir tentang apa yang bisa dia lakukan untuk mendapatkan seorang sahabat di tempat tidurnya. Dia teringat perkataan ibunya bahwa seorang sahabat adalah orang yang selalu berada di sisi dan membantu baik dalam keadaan sedih maupun sulit. Kemudian dia berpikir tentang ibunya. 
Ibunya adalah orang yang selalu membantu dan berada di sisinya baik suka maupun duka. Ibulah yang selalu mendengarkan permasalahan, selalu memaafkan dan juga sangat mencintai dirinya, lalu Dewi tersenyum dan menyadari bahwa selama ini dia sudah memiliki sahabat terbaik yang dia impi – impikan.

Sunday, October 11, 2015

Resep Nasi Goreng Magelangan

       Nasi goreng Magelangan berbeda dengan nasi goreng biasa. Nasi Goreng Magelangan menggunakan mie sebagai tambahan dalam campurannya. Sehingga bisa dikatakan ini adalah nasi goreng campur mie. Dengan campuran mie membuat rasa nasi goreng menjadi lebih nikmat. Nasi goreng ini sangat identik dengan anak kost, terutama di jogja. Selain harganya yang murah, nasi goreng ini bisa di temukan di hampir semua warmindo (warung makan indomie) atau di warung burjo (bubur kacang hijau).
Silahkan dicoba resep berikut ini: 
    
Resep Nasi Goreng Magelangan ini untuk 3 porsi
Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
400 gram nasi putih
1/2 ekor ayam
100 gram mi kering telur, direbus
2 sendok makan kecap manis
1 sendok teh garam
3/4 sendok teh merica bubuk
2 batang daun bawang, diiris halus
2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 butir kemiri, disangrai

Bahan Pelengkap:
1 buah tomat iris
1 sendok bawang goreng

Bagaimana Cara Pengolahan/ Membuat nasi Goreng Magelangan :
  1. Rebus ayam dalam 500 ml air sampai matang. Angkat suwir-suwir ayamnya dan ukur 50 ml air kaldunya.
  2. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus sampai harum.
  3. Masukkan ayam. Aduk rata. Tambahkan kecap manis, garam, dan merica bubuk. Aduk rata. Tuang air kaldu ayam. Masak sampai meresap.
  4. Masukkan nasi dan mi. Aduk sampai matang. Tambahkan daun bawang. Aduk rata.
  5. Sajikan dengan pelengkap.
Sumber

Sunday, May 31, 2015

Kesimpulan : Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi

Definisi dan Dasar pengambilan keputusan
            Pengambilan keputusan dibutuhkan ketika kita memiliki masalah yang harus diselesaikan dengan memuaskan. Pengambilan keputusan adalah tindakan pemilihan alternatif. Hal ini berkaian dengan fungsi manajemen.
Menurut  Herbert A. Simon, ahli teori kepufusan dan organisasi mengonseptualisasikan tiga tahap utama dalam proses pengambilan keputusan :
a) Aktivitas inteligensi. Simon mendeskripsikan tahap awal ini sebagai penelusuran kondisi lingkungan yang memerlukan pengambilan keputusan.
b) Aktivitas desain. Selama tahap kedua, mungkin terjadi tindakan penemuan, pengembangan, dan analisis masalah.
c) Aktivitas memilih. Tahap ketiga dan terakhir ini merupakan pilihan sebenarnya-memilih tindakan tertentu dari yang tersedia.
            Sedangkan Mintzberg koleganya mengemukakan tentang langkah-langkah pengambilan keputusan, yaitu :
a) Tahap identifikasi, di mana pengenalan masalah atau kesempatan muncul dan diagnosis dibuat.
b) Tahap pengembangan, di mana terdapat pencarian prosedur atau solusi standar yang ada dan mendesain solusi yang baru.
c) Tahap seleksi, di mana pilihan solusi dibuat.
Jenis-jenis pengambilan keputusan
a)     Gaya Direktif
b)     Gaya Analitik
c)     Gaya Konseptual
d)     Gaya Perilaku
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan
1. Posisi/ kedudukan
2. Masalah
3. Situasi
4. Kondisi
5. Tujuan
Implikasi Manajerial
            Implikasi manajerial adalah bagaimana meningkatkan produktifitas dengan cara meningkatkan kapasitas, kualitas, efisiensi dan efektivitas dari sumber daya yang ada. apa implikasi manajerial yang muncul dari organisasi tanpa pembatas (borderless).
Implikasi yang dirasakan oleh para pihak manajer adalah bagaimana mereka bisa mengembangkan produk yang diproduksi di negara lain,dengan baik dengan cara memanfaatkan sumber daya alam dan manusia yang ada pada negara tersebut. Jadi struktur organisasi manajerial tidak akan berpusat pada satu organisasi manajerial namun harus mencakup seluruh struktur organisasi manajerial di seluruh negara dimana perusahaan itu berada.

Kesimpulan : Kreativitas Individu dan Team Proses Inovasi

            Inisiatif individual adalah seberapa jauh inisiatif seseorang dikehendaki dalam perusahaan. Hal ini meliputi tanggung jawab, kebebasan dan independensi dari masing-masing anggota organisasi
            Toleransi terhadap risiko, menggambarkan seberapa jauh sumber daya manusia didorong untuk lebih agresif, inovatif dan mau menghadapi risiko dalam pekerjaannya.
Pengarahan, hal ini berkenaan dengan kejelasan sebuah organisasi dalam menentukan objek dan harapan terhadap sumber daya manusia terhadap hasil kerjanya.
Integrasi adalah seberapa jauh keterkaitan dan kerja sama yang ditekankan dalam melaksanakan tugas dari masing-masing unit di dalam suatu organisasi dengan koordinasi yang baik.
            Dukungan manajemen, dalam hal ini seberapa jauh para manajer memberikan komunikasi yang jelas, bantuan, dan dukungan terhadap bawahannya dalam melaksanakan tugasnya.
            Pengawasan, meliputi peraturan-peraturan dan supervisi langsung yang digunakan untuk melihat secara keseluruhan dari perilaku karyawan.
Identitas, menggambarkan pemahaman anggota organisasi yang loyal kepada organisasi secara penuh dan seberapa jauh loyalitas karyawan tersebut terhadap organisasi.
            Sistem penghargaan pun akan dilihat dalam budaya organisasi, dalam arti pengalokasian “reward” (kenaikan gaji, promosi) berdasarkan kriteria hasil kerja karyawan yang telah ditentukan. Toleransi terhadap konflik, menggambarkan sejauhmana usaha untuk mendorong karyawan agar bersikap kritis terhadap konflik yang terjadi. Karakteristik yang terakhir adalah pola komunikasi, yang terbatas pada hierarki formal dari setiap perusahaan.
            Kreativitas dengan inovasi itu berbeda. Kreativitas  merupakan pikiran untuk menciptakan sesuatu yang baru,  sedangkan  inovasi adalah  melakukan  sesuatu yang baru. Hubungan  keduanya  jelas. Inovasi merupakan aplikasi praktis dari kreativitas. Dengan  kata lain, kreativitas bisa merupakan variabel bebas, sedangkan inovasi adalah variabel tak bebas.
            Melalui program pelatihan, sistem reward, dan komunikasi,  perusahaan terus berusaha untuk  mendemokratisasikan inovasi sebuah organisasi dalam menentukan objek dan harapan terhadap sumber daya manusia terhadap hasil kerjanya. Harapan tersebut dapat dituangkan dalam bentuk kuantitas, kualitas dan waktu.

Kesimpulan : Desain dan Struktur Organisasi


            Struktur organisasi adalah sebuah susunan atau pola dimana pekerjaan itu dibagi-bagi atau dikelompokan secara formal. Yang bertujuan agar menetapkan pola hubungan antara beberapa komponen sehingga mencapai sasaran atau hasil yang efektif.
Berikut adalah ketiga dimensi struktur organisasi :
  1. Kompleks
            Mempertimbangkan tingkatan diferensiasi yang ada dalam organisasi termasuk didalamnya tingkat spesialisasi atau tingkat pembagian kerja, jumlah tingkatan didalam hirarki organisasi serta tingkat sejauh mana unit-unit organisasi tersebar secara geografis.
  1. Formalisasi
            Yaitu sejauh mana organisasi menyandarkan dirinya pada peraturan dan prosedur untuk mengatur perilaku dari pada pegawainya.
  1. Sentralisasi
            Dimana sebuah tingkatan pengambilan keputusan dikonsentrasikan hanya pada satu titik tunggal didalam organisasi.
Elemen-elemen struktur organisasi :
  • Spesialisasi pekerjaan,
  • Departemenentalisasi,
  • Rantai komando,
  • Rentang kendali,
  • Sentralisasi dan Desentralisasi,
  • Formalisasi
DEPARTEMENTALISASI
Departementalisasi adalah proses penentuan cara bagaimana kegiatan yang dikelompokkan. Beberapa bentuk departementalisasi sebagai berikut :
1. Fungsi
2. Produk atau jasa
3. Wilayah
4. Langganan
5. Proses atau peralatan
6. Waktu
7. Pelayanan
8. Alpa – numeral
9. Proyek atau matriks
  • Departementalisasi Fungsional
Departementalisasi fungsional mengelompokkan fungsi – fungsi yang sama atau kegiatan – kegiatan sejenis untuk membentuk suatu satuan organisasi.
  • Departementalisasi Divisional
Pembagian departemen atau unit pada struktur organisasi dapat dibagi menjadi 3 (tiga) macam :
  1. Departementalisasi Menurut Fungsi
  2. Departementalisasi Menurut Produk / Pasar
  3. Departementalisasi Organisasi Matrix / Matriks
Model-model Desain Organisasi
  • Model desain struktur organisasi
Ada dua model ekstrem dari desain organisasi :
  1. Model mekanistis, yaitu sebuah struktur yang dicirikan oleh departementalisasi yang luas, formalisasi yang tinggi, jaringan informasi yang terbatas, dan sentralisasi.
  2. Model organik, yaitu sebuah struktur yang rata, menggunakan tim lintas hierarki dan lintas fungsi, memiliki formalisasi yang rendah, memiliki jaringan informasi yang komprehensif, dan mengandalkan pengambilan keputusan secara partisipatif.
Faktor penentu struktur organisasi
  1. Strategi
  2. Ukuran organisasi
  3. Teknologi
  4. Lingkungan
Implikasi Manajerial desain dan struktur organisasi
            Implikasi manajerial desan dan struktur organisasi sangatlah penting dalam pengorganisasian karena dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi.

Kesimpulan : Pengertian, Arti Penting, dan Proses Komunikasi


            Komunikasi adalah sebuah interaksi atau penyampaian pesan (berupa informasi atau berita) dari seseorang kepada orang lain. Komunikasi dapat dilihat dalam berbagai bentuk misalnya percakapan antara dua orang, pidato dari ketua kepada anggota rapat, berita yang dibacakan oleh penyiar dari radio atau televisi, buku cerita, koran, telepon, e-mail dan sebagainya. Dalam tiap bentuk komunikasi terdapat lima unsur dalam proses komunikasi yaitu:
  1. Adanya pengirim berita/informasi.
  2. Adanya penerima berita/informasi.
  3. Ada berita/informasi yang disampaikan.
  4. Ada media atau alat pengirim berita/informasi.
  5. Ada sistem simbol yang digunakan untuk menyatakan berita/informasi (berupa gerakan, tulisan, dan kata-kata)
Jenis Komunikasi
           
Jika dilihat berdasarkan jalannya, komunikasi dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu:
  1. Komunikasi Searah, yaitu komunikasi yang datang hanya dari satu pihak saja, sedangkan pihak yang lain hanya menjadi penerima. Misalnya, seorang reporter yang menyampaikan berita melalui media televise
2.      Komunikasi Dua Arah, yaitu penerima dapat berubah fungsi menjadi pengirim berita, sedangkan pengirim dapat menjadi pnerima berita. Misalnya seperti dua orang teman atau lebih yang sedang membahas mengenai hobi mereka masing-masing.
Sedangkan berdasarkan tingkatan atau konteks komunikasi dibagi menjadi empat yaitu:
  1. Komunikasi Intrapribadi
  2. Komunikasi Antarpribadi
  3. Komunikasi Massa/Publik
  4. Komunikasi Organisasi/Kelompok
Struktur Komunikasi
            Dilihat dari sudut hubungan antara individu dalam kelompoknya, komunikasi dapat dibagi kedalam dua macam struktur yaitu:
  1. Jenis Bintang : Dalam jenis ini, ada satu orang yang menjadi pusat komunikasi dan setiap individu yang ingin berhubungan dengan individu lainnya harus melalui pusat itu terlebih dahulu. Jenis ini terdapat dalam rapat-rapat, organisasi-organisasi, dan kelompok-kelompok formal lainnya.
  2. Jenis Hubungan Langsung : Dalam jenis ini, setiap individu dapat berbicara langsung dengan individu lainnya pada setiap saat yang ia kehendaki sendiri. Jenis ini biasanya didapati dalam kelompok-kelompok yang tidak formal, seperti arisan, reuni, atau acara keluarga.
Komunikasi Efektif dan Implikasi Manajerial
            Komunikasi efektif adalah saling bertukar informasi, ide, kepercayaan, sikap, dan perasaan antara dua individu atau kelompok yang kemudian menghasilkan sebuah perubahan sikap (attitude change) pada individu atau kelompok yang terlibat dalam komunikasi tersebut.
            Tujuan dari Komunikasi Efektif sebenarnya adalah memberikan kemudahan dalam memahami pesan yang disampaikan antara pemberi informasi dan penerima informasi. Tujuan lain dari Komunikasi Efektif adalah agar pengiriman informasi dan umpan balik atau feed back dapat seinbang. Selain itu komunikasi efektif dapat melatih penggunaan bahasa nonverbal secara baik.
Komunikasi dapat dikatakan efektif apa bila komunikasi yang dilakukan dimana :
  1. Pesan dapat diterima dan dimengerti serta dipahami sebagaimana yang dimaksud oleh pengirimnya.
  2. Pesan yang disampaikan oleh pengirim dapat disetujui oleh penerima dan ditindaklanjuti dengan perbuatan yang diminati oleh pengirim.
  3. Tidak ada hambatan yang berarti untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan untuk menindaklanjuti pesan yang dikirim.
            Implikasi manajerial ialah bagaimana meningkatkan produktifitas dengan cara meningkatkan kapasitas, kualitas, efesiensi, dan efektivitas melalui sumber daya yang ada.
Dalam manajemen sendiri terdapat 2 implikasi yaitu :
  1. Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan.
  2. Implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan tindakan.
            Jadi implikasi manajerial memiliki arti Proses Pengambilan Keputusan Partisipatif Dalam Organisasi manajerial yang baik